Ranking

Kalau dapat ranking 1 (satu), “Ayah bloe (belikan) Jailani itangen baro (sepeda baru).” Wow. Jailani girang sekali mendengarnya, sebab selama ini ia sekolah hanya jalan kaki; berbeda dengan teman-temannya yang sudah punya itangen. “Dan, Mak bloe gem bot baro lom,” sambung emaknya. Ahai, kian senang dirinya. Sebuah motivasi diberikan, supaya si anak bersemangat dan giat belajar. Pula tak tinggal kelas kemudian. Serta lulus ketika ujian akhir. “Ya, Mak dan Yah, Jailani akan berusaha.”

Maka Jailani menyelesaikan SD dengan mulus. Selalu dapat ranking 1, kecuali peringkat dua ketika kelas 1 saat semester satu. Tapi maklum, sebab di ruangannya hanya ada 5 murid. Tentu mereka semua akan mendapat peringkat yang bagus; lima besar! Kalau tak dapat satu, ya, dapat 2, 3, 4, atau 5. Semuanya bagus.

Demikian pula dengan yang terjadi di Simeulu, baru-baru ini. Namun kebalikannya. “100% Siwa SMA di Simeulu Tidak Lulus UN,” begitu kabar koran. Masih wajar, kata Jailani saat ia sudah kuliah, “sebab cuma 35 murid.” Dan secara keseluruhan, untuk tahun ajaran 2010/2011, Aceh meraih rangking kelima. Wow! Komentar Ari. Luar biasa. “Tunggu dulu, tapi kelima terendah di Indonesia dan tingkat kelulusan menurun dibanding tahun sebelumnya,” tegas Jailani.

Penyebabnya, mungkin mereka kurang motivasi. “Coba kalau pemerintah Aceh memberikan dukungan moral dan material bagi siswa sejak setahun sebelum mengikuti Ujian Nasional,” kata Jailani, “Misal, bagi masing-masing siswa yang lulus UN akan diberi bonus berupa satu unit laptop atau notebook.” O, “han ek (gak mau), mangat that awak nyan (enak sekali orang itu),” sambar Ari. Hai, “kah watee manyak na dibri itangen watee berempok (kamu waktu kecil ada dikasih sepeda ketika dapat) rangking 2?” Tak ada, sahut Ari. Tapi, “aku dikasih radio walk men,” lanjutnya. Syukurlah.

“Nah”, sambung Jailani, “kita sudah hidup di jaman berbeda, kawan. Maka, kurasa, pemerintah Aceh perlu memotivasi siswa Aceh mulai tahun depan, supaya kualitas pendidikan Aceh meningkat.” Bolehlah, pungkas Ari.[]

(CP HA 20/5/11)

Advertisements

Author: Makmur Dimila

A calm boy. Love reading, travelling, and writing.

Terimakasih telah berkunjung. Komentar Anda kebahagiaan kita. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s