Texas = Tangse

Ada beragam kata-kata singkatan, pelesetan dan penyamaan yang lebay di Aceh untuk menyebutkan suatu tempat. “Ada bernuansa Barat, Timur Tengah, atau Asia,” sebut Je awali diskusi. Barangkali tujuannya untuk lebih mudah diingat.

Je dkk. mulai menyebutkan yang di Banda Aceh. Gampong Lam Ateuek disingkat LA layaknya Los Angelos negara bagian Amerika Serikat. Lalu ada Ulee Kareng yang sebagian menyingkatnya UK sebagaimana United Kingdom nama lain negara Inggris.  Penyingkatan itu sesekali ada baiknya. Bilamana seseorang berkeinginan sekali ke LA (baca: el e) dan ke UK (baca: yu kei), maka kemungkinan disarankan, “tak usah repot, pergi saja ke el e yang lebih dekat. Ya… Lam Ateuek,” atau, “ke yu kei yang lebih deket aja, Ulee Kareng,” kata Bram.

Kalau hendak ke Bangladesh, maka ke kabupaten Bireuen saja. Di sana ada Blangblahdeh. Oleh sebagian orang memelesetnya menjadi Bangladesh, sebuah negara di Asia Selatan yang sisi barat, utara dan timur berbatasan dengan India dan tenggara dengan Myanmar.

“Bilamana ingin terkesan seperti keliling dunia, datanglah ke kabupaten Pidie,” kata Iis. Di sana ada Jerman, yaitu singkatan dari Jeurat Manyang di kawasan Beureunuen. Ingin terbang ke Brunei? Ya ke Beureunuen aja. Atau mau ke benua Afrika, seperti ke negera Mali? Kunjungi saja Kecamatan Mali. Suka kebaratan? Datang saja ke Texasnya Pidie, yaitu Tangse yang lumbung durian itu. Kalau sudah ke Texas, bisa dilanjutkan ke Melbourne, yakni Meulaboh.

Orang Aceh sudah seperti keliling dunia bila telah mengunjungi semua daerah di negerinya sendiri. “Terlepas nama-nama itu dari kebetulan belaka,” kata Je.

Barangkali ada benarnya kata ACEH itu kumpulan orang-orang Arab (mewakili Timur Tengah), Cina (mewakili Asia kulit putih), Eropa (wakili seluruh negara di Eropa) dan H untuk Hindia atau India (mewakili Asia kulit hitam).

Sebab itu, rupa segala rupa masyarakat Aceh beragam dan banyak nuansa. Ada yang mirip bule, mirip orang India, mirip Cina, mirip Jepang, mirip Arab, dan sebagainya. “Macam-macamlah. Pokoknya, Aceh itu unik, kadang juga lebay,” simpul Je.[]

(CP HA 16/7/11)

Advertisements

Author: Makmur Dimila

A calm boy. Love reading, travelling, and writing.

Terimakasih telah berkunjung. Komentar Anda kebahagiaan kita. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s