Kasida Hijau (1)

Rupamu adalah inspirasiku, hijau. Kalau aku seorang musisi maka kutulis lagu-lagu tentangmu hingga suara tak bisa dijual-belikan lagi. Aku hanya bisa memetik imajinasi dan merangkainya menjadi beberapa tangkai puisi; puisi-puisi yang bukan untuk aku perjual-belikan, tapi hanya untukmu, hijau. Kau tahu? Para musisi bisa saja meminta puisiku untuk dibuat lagu, tapi aku takkan pernah meminta lagu dari para musisi untuk kubuatkanĀ  puisi untukmu.

Maka aku ingin kamu membantu aku menangkap inspirasi-inspirasi yang kau ruah sendiri untukku. Ayolah, hijau. Aku bukan musisi, maka aku akan menulis puisi-puisi untukmu dengan inspirasi-inspirasi darimu. Ayolah, hijau, bacalah untukku puisi yang kutuliskan untukmu, suatu hari nanti. Ayolah, hijau.

Rawa Sakti, 17 Juli 2012

Advertisements

Author: Makmur Dimila

A calm boy. Love reading, travelling, and writing.

Terimakasih telah berkunjung. Komentar Anda kebahagiaan kita. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s