Revisi: Mata (Air) Mata

seperti kulakukan pada semangka yang hampir punah di kebun ayahku, aku datang padamu membawa air yang kau butuhkan. bukan seperti mobil pemadam di negeri kita: tiba ketika rumah kakekku telah menjadi arang; arang yang kemudian aku jual untuk istri dan anak-anak mereka.

aku mengangkutmu air dari mata air (sukacita), bukan air mata (sungkawa). percayalah padaku.

 

Rawa Sakti, 26 Juli 2012

Advertisements

Author: Makmur Dimila

A calm boy. Love reading, travelling, and writing.

Terimakasih telah berkunjung. Komentar Anda kebahagiaan kita. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s