Kasida Hijau (2)

kau ingin aku menunggangi malam
turun di Tijang
bawa sekantung kasida
dengarlah aku menyanyikannya hanya untukmu
do re mi, hijau
mi re do, hijau
kau ingin aku karam dalam kasida bersamamu
edelweis dan gelang bergandengan tangan
berdansa di panggung asmara
hingga rebah dalam taman bunga

tapi maaf ketika Kutamalik memanggilku
aku letakkan rindu pada dadamu
aku menunggangi fajar
hingga dagingku berlinang
hingga belulangku kian tumbuh di kulit
hingga kamu risaukan masa depanku

kukira kamu tahu..
awan meyedot laut lalu menumpahkan air ke laut:
aku ke Kutamalik agar bisa pulang ke Tijang

dengarkanlah selalu kasidaku, hijau
aku yakin pada apa yang kuyakini
kamu?

Rawa Sakti, 7 Agustus 2012

Advertisements

Author: Makmur Dimila

A calm boy. Love reading, travelling, and writing.

Terimakasih telah berkunjung. Komentar Anda kebahagiaan kita. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s