Kasida Hijau (4)

tidak melalui angin
aku datang dengan kudaku
lalu kita cipta kasida bersama di kolong rembulan
mengembuskannya dalam balon-balon udara

angin bertiup kencang
balon-balon kasida terombang-ambing
meletus dalam remang-remang
oh, oh, kasida hanya jatuh ke hati kita

langit ramadan teduh cemara
tapi sejenak kasida kita ribut dalam jiwa
apa perkara?
angin bertiup kian kencang

sumpal kuping kuak hati
biarkan badai berdenting di luar
nyanyikan kasida dalam hati
oh, oh, kasida kita sungguh hijau

Rawa Sakti, 12 Agustus 2012

Advertisements

Author: Makmur Dimila

A calm boy. Love reading, travelling, and writing.

Terimakasih telah berkunjung. Komentar Anda kebahagiaan kita. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s