Memeluk Pelangi

Kau tertatih di pinggir kejenuhan
Mencaci angin ribut landa tubuhmu
Dan ingin melompat dalam kepasrahan
Biar tenggelam abai kehidupan
:
Kau tahu, sayang?
Kehidupanmu adalah pelangi yang memanjat langit Padang Tiji hingga Kutaraja
“Hei, lihat, pelangi itu sangat cantik, pelangi itu sangat cantik.”
Orang-orang kagum padamu

Aku mengejarmu, apa kau lihat?
Dan kuraih kakimu hendak melompat
Memelukmu satu anugerah Tuhan
Agar mereka abadi memandangmu
:
Melihatmu panjati gunung basah
Melukis grafiti pada dinding desa berkabut
Menebarkan inspirasi bagi boca-bocah
Dan, aku butuh cintamu

21 Oktober 2012, Rumoh Aceh

Advertisements

Author: Makmur Dimila

A calm boy. Love reading, travelling, and writing.

Terimakasih telah berkunjung. Komentar Anda kebahagiaan kita. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s