Sajak Singa Kepada Burak

lambang acehBurak yang cantik,
kenapa kau berdiri di sisiku,
apa ini utopia atau ilusi?

Pernah kudengar tentangmu,
kau adalah kendaraan Nabi Muhammad,
tapi tak pernah kulihat rupamu,
kau digambarkan dalam cerita-cerita
penerimaan wahyu, manusia pun tak tahu
wujudmu bagaimana, tapi hari ini,
aku melihatmu dalam lambang Aceh,
apa karena sedang perayaan kelahirannya,
dan kau ingin menikmati kenduri bersama mereka?

Burak yang cantik,
apa mereka menggambarmu semena-mena,
apa ini utopia atau ilusi?

Kata mereka kita pernah bertemu
beberapa abad lalu, dalam lambang
kesultanan endatu, apa ini juga mimpi?

Aku tak bisa diumpama adat,
aku buas, khawatir mereka akan sepertiku
di hari esok. Dan kau terlalu cantik
untuk menemaniku, terlalu manis
untuk diibaratkan hukum, khawatir mereka
menelanjangi hukum di hari esok
seperti kamu telanjang di depanku hari ini.

Rumoh Aceh, 23 Maret 2013

Makmur Dimila adalah nama pena dari Makmur, mahasiswa Jurnalistik Fakultas Dakwah IAIN Ar-Raniry angkatan 2009

Sumber: Serambi Indonesia, 23/03/13

Advertisements

Author: Makmur Dimila

A calm boy. Love reading, travelling, and writing.

Terimakasih telah berkunjung. Komentar Anda kebahagiaan kita. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s