Batavia Old Town

Anda masih di Jakarta? Akhir pekan ini ada kemana?

“Ke Kota Tua dong!”

Dua-duanya manusia. Kanan, patung teatrikal tokoh nasional Soedirman. Kiri, patung apa yaaa :d
Dua-duanya manusia. Kanan, patung teatrikal tokoh nasional Soedirman. Kiri, patung apa yaaa 😀

SAYA dan Emha Hasballah turun di Shelter Kota, Jakarta Barat. Kami menuju Museum Bank Mandiri. “Hai yang baru ulang tahuuun,” Indah Rastika Sari melambai dari sebuah ruangan. Senyumnya sumringah.

Lama kami tak berjumpa. Dia kakak angkatan saya di UIN Ar-Raniry dan sedang latihan drama. Saya juga melihat kawan angkatannya Agustina tengah beri arahan kepada aktor—sekumpulan remaja mantan anak jalanan—yang dipersiapkan tampil 1 Januari 2014 malam.

Koleksi ontel di Museum Bank Mandiri
Koleksi ontel di Museum Bank Mandiri.

Sehabis Asar. “Kakak ikut jugaaa,” Indah minta saya dan Emha (yang juga kakak leting saya) menunggunya, ketika kami hendak menikmati Sabtu sore di Kota Tua. “Kak Agus belum siap,” sambungnya.

Keluar dari Museum Bank Mandiri, kami jalan kaki sekitar 50 meter dengan penataan ruang kota khas Belanda-Eropa.

Area khusus pejalan kaki menuju Taman Fatahillah
Area khusus pejalan kaki menuju situs Kota Tua.

Arsitektur bernuansa klasik leluasa kami nikmati begitu masuk gerbang Batavia Old Town. Seniman, berbagai jajaan, menyambut tatapan mata.

Gerbang masuk-keluar Kota Tua.
Gerbang masuk-keluar Kota Tua.
Mobil jadul dipamerkan di sisi jalur masuk.
Mobil jadul dipamerkan di sisi jalur masuk.
Hm... Indah RS dan Hamzah. :D "Pasoe kamoe lam blog beh..," Indah said to me yesterday.
Hm… Indah RS dan Hamzah. 😀 “Pasoe kamoe lam blog beh..,” Indah said to me yesterday.
Satu sudut Kota Tua, keren kaaan.. :D
Satu sudut Kota Tua, keren kaaan.. 😀

Suasana Lapangan Fatahillah merenggut stres dan kelelahan pengunjung. Beragam atraksi, jasa wisata sepeda, dan paling membahana adalah foto bareng patung hidup (teatrikal) pahlawan nasional.

Senangnya Si Mamak foto bareng anak di sisi Pahlawan Nasional. Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2013.  :)
Senangnya Si Mamak foto bareng anak di sisi Pahlawan Nasional. Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2013. 🙂
Pelakon Kuda Lumping.
Pelakon Kuda Lumping.
Petugas museum, said: "Nonton juga ah."
Petugas museum, said: “Nonton juga ah.”
Lasnkep gedung tua.
Lasnkep gedung tua.
Bersepeda euyyy.
Bersepeda euyyy.
Mau baisekel? Sewa disini.
Mau baisekel? Sewa disini.
Adakah saya berdiri diantara mereka? Ah, tentu tidak! Saya kan cuma motret. :D
Adakah saya berdiri diantara mereka? Ah, tentu tidak! Saya kan cuma motret. 😀

Turis asing juga tampak hanyut dengan mozaik lain dari ibukota negara Indonesia ini. “This is first time I am come to Jakarta .. and that is nice, a unique performance,” tutur Avam, seorang perempuan Hungaria yang baru kali ini ke Jakarta; ia cukup terhibur denga atraksi cambuk di depan matanya.

Atraksi cambuk yang memukau.
Atraksi cambuk yang memukau.
Sumbang dong sumbang, Mas.. Akang saya sudah cape naik kuda..
Sumbang dong sumbang, Mas.. Si Akang sudah cape naik kuda..
Giliran saya dan Indah ngejreng bareng Bung Hatta. :D
Giliran saya dan Indah ngejreng bareng Bung Hatta. 😀 FOTO: Hamzah Hasballah

KOTA Tua adalah situs sejarah pusatnya Jakarta tempoe doeloe. Batavia. Nama Jakarta yang diberikan Belanda pada abad 16. Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Provinsi DKI Jakarta, memasuki abad 21, menjadikan Kota Tua sebagai situs sejarah, budaya, bisnis, dan tujuan pariwisata lokal maupun mancanegara.

Peta dan suasan Batavia 1650. FOTO: kotatuajakarta.org
Peta dan suasan Batavia 1650. FOTO: kotatuajakarta.org

Jika naik busway dari shelter Taman Mini Garuda, kotatuajakarta.org menyarankan Anda agar transit pertama di shelter Semanggi. Lalu jalan kaki melalui tangga penyeberangan ke Halte Bendungan Hilir. Naik bus jurusan Blok M-Kota yang menuju ke arah Kota. Bila dari Halte Cililitan (PGC luar), naik bus jurusan PGC-Harmoni. Kemudian transit di Halte Harmoni dan naik bus jurusan Blok M-Kota menuju arah Kota.

Have enjoying Batavia. Tentu, pengalaman saya tidak akan sama dengan Anda. Dan, semua orang berhak menikmati objek wisata.[]

Advertisements

Author: Makmur Dimila

A calm boy. Love reading, travelling, and writing.

14 thoughts on “Batavia Old Town”

    1. Bisa jadi.., tapi saya belum pernah pergi waktu malam. Kayaknya belum ada tokoh dari Aceh, semoga para pegiat Komunitas Patung Batu itu menambah koleksi kostum tokoh nasional. Sementara ini mereka baru punya 7 kostum pejuang seperti Jdr Sudirman, Bung Hatta, Bung Tomo, dll.

Terimakasih telah berkunjung. Komentar Anda kebahagiaan kita. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s