Walking di Kolong Langit Garut

Disana ia akan membangun hotel rumah pohon seperti di Afrika.

Kota Garut dikenal dengan Swiss van Java. Seperti Kota Swiss di Eropa yang berdiri dan dikelilingi pegunungan. Panorama menyejukkan mata ini dapat dipandang di mana saja kita berada, termasuk dari Villa Samangen.

Kamis sore sedang cerah. Cuaca yang langka di minggu keempat Desember 2013. Saya dan Ipan Setiawan, Litbang dan Marketing Taman Bahagia, jalan kaki dari belakang Villa Samangen. Kami menyusuri ladang yang bertekstur anak tangga.

Petani mentimun dengan latar Gunung
Petani mentimun dengan latar Gunung Guntur.

Tanaman sayuran seperti kol, jagung, mentimun, bawang, menyempil di antara tanaman padi. Hijau memanjakan mata. Memandang ke kiri dan kanan, puncak-puncak gunung β€œsay hello” kepada kami. Hijaunya di langit biru bagai lukisan anak-anak SD, termasukΒ gunung tertinggi di Garut, Gunung Cikuray dengan ketinggian 2.818 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Mercusuar di bekas pabrik belerang peninggalan kolonial Belanda.
Mercusuar di bekas pabrik belerang peninggalan kolonial Belanda, dengan latar Gunung Papandayan.
Nyiur jatuh dengan latar Gunung Cikuray.
Nyiur jatuh dengan latar Gunung Cikuray di timur.
Gunung Beser yang berada di kawasan Wanaraja.
Gunung Beser (tinggi) yang berada di kawasan Wanaraja, bersisian dengan Gunung Piramida (pendek).
Gunung Papandayan ditutupi awan.
Gunung Papandayan ditutupi awan.
Gunung Paku (?)
Gunung Lingga Ratu (?)
Wonderfulnya Cikuray.
Wonderfulnya Cikuray.
Gunung Ngaro Kidul, ada Talaga Bodas di baliknya sebagai objek wisata air.
Gunung Ngaro Kidul, ada Talaga Bodas di baliknya sebagai objek wisata air.

Kami terus walking, terkadang menurun, lalu menanjak, hingga setengah jam berhenti di tengah-tengah persawahan Kecamatan Wanaraja. Kami tak lagi melihat Villa Samangen dari sini, tapi hanya ada gunung-gunung yang indah dan rumah-rumah warga di kakinya. Saung di antara petakan sawah juga sangat fotogenik.

Memotret bayangan kami di dinding saung.
Bayangan kami di dinding saung.
Ipan dengan latar saung.
Ipan dengan latar saung.
Saya juga mau dong! :D
Saya juga mau dong! πŸ˜€

Kami duduk di saung meresapi sinarnya. Menghimpun kembali energi setelah motret sembari walking di pematang sawah. Mengunyah dodol khas garut melengkapi item tamasya agro wisata sore itu.

Makan dodol dulu, uda laper jalan-jalan.
Makan dodol dulu, uda laper jalan-jalan.

Magrib menjelang. Kami pulang membawa keringat dan kebahagiaan, mengambil jalur selatan perkampungan Samangen. Cahaya kuning keemasan menyirami lekuk-lekuk lorong kampung, β€œsay let’s go home” hingga Jalan Raya Wanaraja. Tumpah juga ke senyuman penumpang delman di Jalan Raya. Langit senja Wanaraja, spot menarik sambil sport.

Jemur pakaian sampai malam.
Jemur pakaian sampai malam.
Senja di Wanaraja.
Senja di Wanaraja.

Rupanya, persawahan yang dipagari gunung itu memancing jiwa seni Bleur, owner Villa Samangen. Disana ia akan membangun hotel rumah pohon seperti di Afrika.

β€œSaya sudah mendapati tempat yang menarik untuk membangun itu,” katanya keesokan. Kelak, bagi yang mengadakan kegiatan pendidikan di Villa Samangen, mereka juga bisa menikmati indahnya Garut dari penginapan rumah pohon.[]

Advertisements

Author: Makmur Dimila

A calm boy. Love reading, travelling, and writing.

30 thoughts on “Walking di Kolong Langit Garut”

  1. Saya pernah dulu main ke pantai di daerah Garut, tapi lupa namanya euy. Baguuus pantainya. Dan ternyata dideket-deket situ masih ada private beachnya yang jarang kejamah manusia.

    1. Iya kata orang2 di Taman Bahagia, “keindahan pantai di selatan Garut lebih dari di Bali, kapan-kapan Makmur harus kesana.” Aaaah, siapa yg gamau balik lagi ke Garut dibilang kayak gitu? πŸ˜€

Terimakasih telah berkunjung. Komentar Anda kebahagiaan kita. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s