Inspirasi Bang Hack87

Ultah OWL

KEHADIRAN jejaring sosial mampu membuka “mata sosial” kita. Setidaknya itu yang saya alami ketika mengunjungi Orekan Waktu Luang atau OWL, rumah maya Aulia Fitri, anak Aceh alumni Universitas Indonesia yang cukup dikenal di lintas internetan.

Setahu saya, dia hanya pendiri komunitas I Love Aceh (@iloveaceh) di Twitter pada 23 Februari 2010. Tapi ternyata, memiliki banyak akun jejaring sosial, dengan keyword “hack87”. Mesin pencari Google, sebagaimana diakuinya, sudah sangat akrab dengan kata kunci itu.

Saya tak mau memujinya. Tapi fakta berbicara, blog pribadinya OWL nangkring di posisi 61 dalam daftar Top 100 Indonesian Blogs. Pantas saja. Dia sangat rajin menulis Aceh di jejaring sosial. Narablog asal Aceh Utara ini juga sangat apresiatif kepada anak-anak Aceh yang menyuarakan Aceh di dunia maya.

Sulit menulis tentang Aulia terkait kiprahnya di internet. Ia membentuk beberapa website bersama kawan-kawannya seperti iloveaceh.org (pengembangan dari @iloveaceh), acehblogger.or.id, samanui.wordpress.com, atjeh.biz, acehstore.com, tapi juga kerap berkontribusi untuk media online lokal dan nasional.

Maka dari itu, di postingan ini, saya hanya mengulas Aulia Fitri bersama OWL. Sebelum membaca About Me di lamannya, saya sempat kagum dengan “seorang wanita” yang sangat inspiratif di dunia maya.

“Tumben, ada seorang cewek Aceh dengan nama yang cantik, Aulia Fitri, giat menulis di dunia maya. Pengen rasanya jumpa sama dia,” batinku suatu kali di awal 2013. Diagnosa itu membuat saya ingin sekali melihatnya di dunia nyata.

Tapi pada perkembangannya, seseorang bilang, “Ha-ha-ha. Benarkah ia cewek?” komentar Pozan Matang. Lelaki ini pun mengajak saya hadiri acara Buka Bareng ILA Regional Banda Aceh, suatu hari di bulan Ramadhan 1434 H.

Sabtu, 27 Juli 2013 itu, sejumlah komunitas di Aceh seperti OTAP ACEH, Aceh Adventure, MIT Indonesia, Aceh Blogger Community, I Love Aceh Jaya, StandUp Comedy Banda Aceh, Banda Aceh Membaca, Aceh Backpacker, dan Couch Surfing Aceh, sharing bersama ILA di New Rex Cafe (Grand Kupi) Batoh, Banda Aceh.

Buka Bareng ILA dengan lintas komunitas. Perhatikan, di antara beragam wajah, ada Aulia Fitri. Temukan! Haha.
Buka Bareng ILA dengan lintas komunitas. Perhatikan, di antara beragam wajah, ada Aulia Fitri. Temukan! Haha. (Dok. Tim ILA)

Setelah buka puasa bersama, sembari berjalan kaki menuju masjid terdekat, saya beranikan diri menyapanya lebih jauh. Yaaah, disitulah “mata sosial” saya benar-benar terbuka. Dia seorang yang wellcome namun antinarsis. Ia hanya pakai satu foto profil untuk beberapa akun jejaring sosial. Itu pun gambar dengan wajah bagian kiri di balik batu nisan tua dan sedikit filter.

Ini dia foto profil Si Hack87 yang bertebar di dunia maya. :D
Sepertinya, ini satu-satunya foto profil Hack87 yang bertebar di dunia maya. 😀 Foto ini menyiratkan ia sangat mencintai sejarah.

Usai acara itu, saya semakin semangat ngeblog. Didukung keseringan mengunjungi rumah Pozan Matang untuk menimba ilmu blogging. Pria Bireuen ini acap berpartner dengan Aulia dalam jaringan. Mereka sering mengelola akun bersama. Akhirnya dia pun menyenyumi begitu saya tahu Aulia Fitri adalah benar-benar pria. Ha-ha!

Dari hari-hari ke hari, saya semakin suka mengikuti postingan OWL. Bukan karena telah menjumpai sang admin, tapi banyak informasi dan inspirasi di sana. Jika butuh mempercantik atau memoles akun jejaring sosial, saya merujuk pada halaman blognya.

“Bang Hack 87 itu hebat dia, aktif sekali menulis Aceh di jejaring sosial,” ujar Oja, seorang partner kerjaku bidang Social Media di sebuah LSM, pada November 2013.

Dalam banyak artikelnya yang dipublikasi di media online, Aulia sering menulis pada identitasnya sebagai narablog, wikipediawan, citizen journalism, web content editor, social media interest and analyst. Passionnya memang daring.

Apakah dia seorang blogger sejati? Bisa jadi. Ngomong soal ini, Aulia pernah mengupas tentang blogger dalam salah satu postingannya di OWL.

Kehadiran jejaring sosial yang menjamur, iming-iming mencari duit di blog, menjaring rupiah lewat lomba-lomba dan masih banyak lainnya merupakan nilai lebih dari aktivitas ngeblog asalkan satu, tidak lancung. Jadi, mau dibilang atau disebut blogger sejati oleh rekan Anda itu adalah sebuah nilai lebih, walaupun sejatinya tidak ada blogger yang sejati karena dari setiap hari yang dilewati bisa saja merubah keinginan hati.”

Dia menekankan, apa saja penilaian orang terhadap kita (narablog) dalam dunia blogging, satu hal yang paling penting, tidak lancung alias tidak palsu dalam posting. Dengan kata lain, jika tak bisa menerbitkan tulisan/karya orisinal di blog, maka cantumkan sumber asli jika mengutip karya orang lain.

Tapi ada satu harapan lewat ngeblog, seorang blogger (komunitas) bisa belajar silaturrahmi, dari satu blog ke blog lain, dari balik blog ke dalam dunia nyata. Move on, let’s go happy blogging,” tulisnya.

Aulia Fitri kiranya (saya pribadi menilai) telah menambah inspirasi berbagi di dunia maya. Dia juga telah membuka beberapa wadah bagi pegiat jejaring sosial Aceh untuk positifkan Aceh. OWL dalam hal ini, tidak hanya membuka ‘mata sosial’ para penghuni dunia maya, tetapi juga membuka ‘mata sosial’ penghuni dunia nyata.

Saya pikir, itulah tugas seorang blogger/narablog yang sesungguhnya. Membuka mata sosial dunia maya yakni membuat pengguna internet untuk membangun jejaring sosial positif sehingga dampaknya terasakan ke dunia nyata. Dia melihat realita sosial, lalu membahasnya di jejaring sosial.

Dengan begitu, seorang blogger yang memosting realita sosial berarti ia telah menguak kelopak mata sosial dunia nyata sehingga bola matanya dilihat oleh mata sosial dunia maya. Pada akhirnya, kita cukup berdoa agar Perusahaan Google tidak pernah pailit sampai kiamat tiba.

Selamat seunujoh OWL, semoga makin jroh dan menginspirasi warga daring!”

Advertisements

Author: Makmur Dimila

A calm boy. Love reading, travelling, and writing.

23 thoughts on “Inspirasi Bang Hack87”

  1. Yang buat saya terngakak itu tulisan merah paling akhir, ya Rabb ternyata blog ku lagi peringatan seunujoh gitu 😆

    Terima kasih Makmur telah ikut serta 🙂

  2. bang aulia dan kak fitri itu memang sesuatu makmur… saya dulu juga termotivasi dari aneuk matang nyoe. banyak kegiatan acehblogger yang sempat kami jalankan bersama2. dan ternyata blognya udah seunejoh. blog saya udah berapa tahun yaaa? ka tuwo Lon 😦

    1. Hebat dong kak! Dia memang menginspirasi sampe sekarang. Kak Liza jangan lupa bikin give away juga ya kalo uda ingat hari jadi blognya, hehe.

      Nama baru, “Bang Aulia Kak Fitri:. Hihihi

Terimakasih telah berkunjung. Komentar Anda kebahagiaan kita. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s