Cantik itu Sekecil Tapak Tuan Tapa

JIKA ditanyai orang apa makna cantik, saya menjawab dari sudut pandang traveller, bahwa cantik itu sekecil Tapak Tuan Tapa di objek wisata Kota Tapak Tuan, Aceh Selatan.

Tapak Tuan Tapa
Tapak Tuan Tapa

Tapak Tuan Tapa dilihat dari lokasi wisatanya, berpanjang 3 meter, cukup buat pemandian anak-anak di dalam lubang tapaknya. Namun dari atas Gunong Lampu, ia kelihatan sangat kecil, bahkan hanya sebesar jempol tangan saya.

Tapak Tuan Tapa jadi kecil kan? :)
Tapak Tuan Tapa jadi kecil kan? πŸ™‚

Itu hanyalah analogi mengenai pujian: “kamu cantik banget hari ini” atau “aku ini orang hebat, tak ada yang bisa menandingiku”. Bukan bertujuan mengecilkan keajaiban keberadaan bekas tapak kaki ulama sufi Aceh Selatan yang bernama Tuan Tapa.

Dengan penjelasan umum, di atas langit ada langit; ada yang lebih cantik dari orang yang mengaku diri cantik atau bagi lelaki yang kehilangan calon pendamping yang cantik; ada yang lebih pintar di luar orang yang sebut-sebut dirinya pintar.

Setidaknya, makna lain dari keindahan alam itu terlihat dari atas mercusuar di Gunong Lampu, ketika saya bersama Ikbal Fanika menaikinya pada Jumat pagi 18 April 2014.

Perlu nekat dan keyakinan hati untuk menggapainya. Namun kami lebih dulu melihat Tapak Tuan Tapa sebelumnya. Di Kota Tapak Tuan, carilah Jalan D I Panjaitan.

Alamat Tuan Tapa.
Alamat Tuan Tapa.

Di sana ada famplet bertuliskan Objek Wisata Tuan Tapa. Masuk dan parkir di sebuahΒ jambo, kami harus jalan kaki menjejaki jalur setapak bersemen di kaki Gunong Lampu.

Sekitar seratus meter kemudian, tapak besar tampak menganga di bibir laut, di atas batu besar. Sesaat, kami berbalik arah, melewati celah bongkahan-bongkahan batu besar sepanjang 50 meter. Di kiri jalan setapak, terdapat anak-anak tangga terbuat dari beton yang menempel di lereng bukit.

Tarzan Kota nih. :D
Tarzan Kota nih. πŸ˜€
Anak tangga menuju puncak Gunong Lampu.
Anak tangga menuju puncak Gunong Lampu.

Kami menapakinya. Saya menghitung, lebih kurang, kami harus melalui 130 anak tangga. Setelah itu, jalur setapak yang membelah ilalang, menuntun kami ke mercusuar di tengah-tengah bukit Gunong Lampu.

Yuk kita panjat. :D
Yuk kita panjat. πŸ˜€

Dua mercusuar menjulang. Yang pendek sudah rusak (bahwa ada yang lebih ‘cantik’ dari mercusuar lama yang ‘cantik’ itu). Kami dengan hati-hati, menaiki mercusuar satu lagi. Ketinggiannya sekitar 60 meter. Di atas kerangka besi bercat putih itulah, pesan hidup tersampaikan.[]

FOTO PLUS-PLUS:

Ikbal sedang berjuang. :D
Ikbal sedang berjuang. πŸ˜€
Terumbu karang dari atas mercusuar.
Terumbu karang dari atas mercusuar.
Kota Tapak Tuan di bibir pantai.
Kota Tapak Tuan di bibir pantai.
Semakin jauh, semakin kecil. :D
Semakin jauh, semakin kecil. πŸ˜€
Narsis sigo-go kan boleh.. :D
Narsis sigo-go kan boleh.. πŸ™‚
Advertisements

Author: Makmur Dimila

A calm boy. Love reading, travelling, and writing.

20 thoughts on “Cantik itu Sekecil Tapak Tuan Tapa”

    1. Ahaha, ganteng kaleee. πŸ˜€ Kalau ulama ganteng, ilmunya pun tinggi, toh namanya bergaung2 kemana2. πŸ˜€
      Oh ya, Tuan Tapa juga seorang traveller. Kata orang setempat, semasa hidup, Tuan Tapa berpindah-pindah gunung di Aceh Selatan untuk melakukan pertapaan. πŸ˜€

      1. Traveller sudah gaul, dulu orang kita terbiasa jadi pejelalajah alias galak jak-jak, meuranto alias meuranteub. Cuma belum ada media blog, tertulislah dalam hikayat πŸ˜€

      2. Dulu disebut musafir, menulis perjalanan dalam bentuk hikayat di kertas. Sekarang traveller, menulis perjalanan dalam bentuk postingan di blog. Seabad yang akan datang apa lagi namanya ya? πŸ˜€

Terimakasih telah berkunjung. Komentar Anda kebahagiaan kita. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s