Gurutee Puncak Asmara

Pernah ke Gurutee?

Saya yakin, setiap pasangan (baik masih pacaran maupun sudah menikah) pasti menjadikan puncak yang satu ini sebagai salah satu destinasi. Orang tanpa pasangan pun sering singgah ketika melewati jalur Barat – Selatan Aceh. Tempat ini lantas dikenal Peuniyoh Puncak Gurutee.

Tarek pukat pantai
Tarek pukat pantai
Sunset di Puncak Gurutee
Sunset di Puncak Gurutee

Puncak Gurutee tidak hanya destinasi wisata singgah di Aceh Jaya. Orang-orang bahkan menjadikannya objek liburan. Disebut pula refreshing. Di sana bisa menikmati beberapa pulau kecil di garis samudera, sunset saat senja, dan siamang jika beruntung.

Adapun kamu akan menunjukkan keindahan Puncak Gurutee jika datang tanpa pasangan atau bersama kawan-kawan. Dan kamu akan menampakkan keindahanmu di Puncak Gurutee jika datang dengan pasangan. Tidak percaya? Haha

So, I just want to write..

Menikmati alam adalah keindahan yang tak diperoleh dari menikmati lukisan seniman, bahkan lukisan tentang alam.

Suatu siang di bulan Februari lalu, saya (bersama kawan ya) menikmati tradisi tarek pukat pantai dari Puncak Gurutee. Duduk di salah satu saung yang menjorok ke jurang, sejumlah nelayan di pantai terlihat bagai semut mengangkut remah.

Satu boat mengawal proses tarek pukat pantai.
Proses Tarek Pukat Pantai
Dikawal boat.
Dikawal boat. Pukat menyerupai lubang jarum.

Lain kali, di pengujung April, saya juga bersama kawan, menikmati matahari turun hingga tenggelam di Puncak Gurutee. Saat langit memerah, matahari benar-benar hilang di bagian daerah yang baru saja kami lalui sore itu.

Detik-detik matahari tenggelam di Puncak Gurutee.
Detik-detik matahari tenggelam di Puncak Gurutee.
Burung di kala sunset.
Burung terbang di kala sunset.

Saya yakin, Peuniyoh Puncak Gurutee telah disemai berjibun benih asmara oleh manusia yang berlabuh padanya. Apakah termasuk saya dan kamu? Bisa jadi.

Namun di balik memori sekuntum rindu, Puncak Gurutee menjanjikan pesona bagi siapa saja, mengalahkan keindahan pasangan siapapun. Tak salah bukan, jika saya sebut Gurutee Puncak Asmara.

Hanya, kesempatan menikmatinya milik orang-orang yang beruntung. Lain kesempatan lain pula keindahan yang kamu dapatkan di sini.[]

Advertisements

Author: Makmur Dimila

A calm boy. Love reading, travelling, and writing.

11 thoughts on “Gurutee Puncak Asmara”

  1. Wah.. sunset di Geurute! Itu yang terlewat belum pernah aku nikmati. Lha kalau sendirian ke sana menjelang maghrib, pulangnya agak serem juga. Gelap menyusuri jalanan nanjak turun gitu.

Terimakasih telah berkunjung. Komentar Anda kebahagiaan kita. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s