The Karate Boys

The Karate Boys
The Karate Boys. FOTO: Mirza Sidqi

Manusia menampakkan bermacam-macam ekspresi saat matahari tenggelam di ufuk barat.Perwujudan bisikan batin dan olah pikir tentang apa yang dilakukan menyambut kehadiran kecantikan alam di langit Tuhan. Dan saya yakin kamu sangat suka menikmati sunset, tapi “kenapanya” ada di dalam hatimu sendiri.

Saya suka menikmati sunset, tepatnya menikmati gugusan awan kecil berwarna jingga yang dipantulkan cahaya matahari, akibat bumi berputar menjauh-membelakangi matahari. Saat memerhatikannya di langit, seakan ada kedamaian yang ditumpahkan ke bumi.

Sunset pun muncul di saat-saat genting. Jika kamu larut dalam keasikannya, bisa-bisa ketinggalan salat magrib, kan? Nyaaan ban. Maka ada kenikmatan yang sungguh bila berhasil menikmati sunset sesaat.

Minggu ketiga Juni, saya pertama kali terbuai oleh sunset di Bukit Lhok Me, Aceh Besar. Sore itu saya ajak dua kawan membuat siluet layaknya aksi-aksi kungfu Jaden Smith dalam film laga remaja keluaran 2010 yang terkenal itu, “The Karate Kid”. Apa kami pantas disebut “The Karate Boys”? 😀 Cekitdot![]

Pendekar baru turun dari langit.
Pendekar baru turun dari langit. Cheng, si angkuh. 😀
Satu lagi turun melalui matahari.
Dre, Si Gimbal, turun melalui matahari.
Serangan pertama.
Serangan pertama.
Tendangan dan tangkisan yang bagus.
“Dre, beli dimana sepatu ni, keren coy..”.
Dre Parker dan Cheng mulai menggila. :D
Dre dan Cheng mulai menggila. 😀
Giliran Cheng menyerang Dre.
Giliran Cheng menyerang Dre. “Yah, sepatu qe meugambe, Cheng?”
Dre tampaknya menang.
Dre tampaknya menang. “Usah qe pikirin-lah, punyaku keren pokoknyaaa.”
Lawan baru Dre tiba!
Lawan baru Dre tiba!
Haha, Dre mengelak! Ogah melawan.
“Hoh? Nyoe cok, tapak 50!” Haha, ogah melawan. 
"Dre atuuuut.." :( Yuhu, KO pada gertakan pertama.
“Dre atuuuut..” 😦
Yuhu, KO pada gertakan pertama.
Akhirnya, Dre ditinggal sendiri di Bukit Lhok Me. Dan ia meraung-raung. :D
Akhirnya, Dre ditinggal sendiri di Bukit Lhok Me. Dan ia meraung-raung minta pulang. 😀
Advertisements

Author: Makmur Dimila

A calm boy. Love reading, travelling, and writing.

2 thoughts on “The Karate Boys”

Terimakasih telah berkunjung. Komentar Anda kebahagiaan kita. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s