Setelah 5 Tahun, Mampukah Hidup dengan Menulis?


Sabtu, 19 Desember 2015, usia saya genap 25 tahun. Seberapa banyak perbuatan baik dan buruk yang telah saya lakukan? Yang buruk sebaiknya diingat dan lupakan kebaikan.

Ironis. Saya yang sudah 5 tahun candu menulis tak pernah menuliskan dua hal itu. Tapi, Malaikat Raqib dan Atid tak pernah lupa. Hanya bisa berdoa semoga diampuni dosa-dosa, diberkahi umur dan selamat iman. #amin…

Menggapai 5 tahun pertama

Saya konsisten menulis sejak 2010. Setengah dekade. Berawal dari hobi. Mulai menjadi profesi semenjak medio 2014. Continue reading “Setelah 5 Tahun, Mampukah Hidup dengan Menulis?”

Advertisements

Saya 24


Hari ini, 19 Desember 2014, saya berusia genap 24 tahun. Secara harfiah: bertambah dan secara hakikat: berkurang.


 

Begitu lama waktu yang telah saya nikmati selama hidup ini. Jika dituliskan, mungkin menghasilkan puluhan buku. Tapi sungguh naif, sejauh ini, belum satu pun buku sudah saya terbitkan. Haha.

Hidup adalah perjalanan.
Hidup adalah perjalanan.

Continue reading “Saya 24”

The Karate Boys


The Karate Boys
The Karate Boys. FOTO: Mirza Sidqi

Manusia menampakkan bermacam-macam ekspresi saat matahari tenggelam di ufuk barat.Perwujudan bisikan batin dan olah pikir tentang apa yang dilakukan menyambut kehadiran kecantikan alam di langit Tuhan. Dan saya yakin kamu sangat suka menikmati sunset, tapi “kenapanya” ada di dalam hatimu sendiri. Continue reading “The Karate Boys”

Snorkeling di Seulako


Bubble
Bubble

Gerimis tak berhenti sampai kami menyiapkan peralatan selam di Scuba Weh. Saya harus menemani fotografer majalah dan kawan-kawannya menyelam. Saya harus ikut, demi tulisan yang terasa dan sedalam mereka menyelam nantinya. Continue reading “Snorkeling di Seulako”

Diculik Backpacker Cilet-cilet


Masih jelas terekam di kepala saya. Malam Kamis terakhir Mei itu, lelaki berbadan atletis membawa saya dari guest house, ke satu tempat yang sepi. Dalam perjalanan, saya heran. Kok? Mata saya tak ditutup. Tangan saya tak diikat. Dia juga tak pakai sebo.

Continue reading “Diculik Backpacker Cilet-cilet”

Uji Nyali di Tower Indosat


Kapan lagi ada kesempatan seperti ini? 😀

TOWER Indosat dengan ketinggian 100 meter menjulang di lorong desa tak jauh dari Pantai Ujong Nibong, Labuhan Tarok, Kecamatan Meukek, Aceh Selatan. Melihatnya selama seminggu sungguh mengundang imajinasi fotografi.

Tower Indosat Kecamatan Meukek
Tower Indosat Kecamatan Meukek

Rabu pagi 23 April, saya dan Ikbal Fanika akan uji nyali. Izin panjat kami peroleh dari keuchik setempat dan penjaga tower. Tak ada lagi penghalang meski berisiko tinggi: jatuh atau terpanggang di tower! Continue reading “Uji Nyali di Tower Indosat”

Kompak Pindah Rumah


Kolektivitas Akar Rumput
Kolektivitas Akar Rumput

MENCARI perak, justru dapat emas! Setidaknya itu analogi yang tepat ketika kami melintasi pedalaman Aceh Jaya, medio Mei lalu. Sebuah pemandangan langka menghentikan laju mobil. Kami turun dan menikmati momen itu. Continue reading “Kompak Pindah Rumah”