Rp 1 Miliar per Font


Font karya desainer Aceh
Berepa font karya desainer Aceh yang cukup diminati oleh buyer internasional. FOTO: Makmur Dimila

Moh Agus Zamroni, memperlihatkan beberapa poster berisi font ciptaan pemuda Aceh kepada peserta diskusi Teras Sore, 8 Maret 2016, di Komunitas Kanot Bu, Lamteumen, Banda Aceh.

“Steady ini karya Ajir, penjualannya luar biasa, tidak turun-turun,” tuturnya, seraya menunjukkan pemuda berkaosEnvato yang duduk di deretan bangku peserta diskusi bertajuk ‘Fontastis’ itu, “namanya bukan Aceh, tapi magic betul.” Continue reading “Rp 1 Miliar per Font”

Advertisements

Mop-mop Dijelang Ajal


Puluhan tahun hilang dari belantika seni Aceh, seorang pemuda coba membangkitkan kembali mop-mop yang khas dan rumit. Berhasil?

Oleh Makmur Dimila

Mop-mop adalah sebuah kesenian menyampaikan pesan-pesan moral dengan perpaduan seni tutur, tari, teatrikal, dan musik, yang dimainkan tiga pemeran dengan setting rumah tangga. Namun keunikan seni tradisi itu tenggelam oleh hegemoni seni-seni kontemporer.

Nyakman Lamjamee terenyuh melihat kondisi itu. Ia ingin perkenalkan kembali. Diamatinya, ada tiga pria tua di Krueng Mane, Aceh Utara, yang sudah memainkan mop-mop tiga dekade lebih. Continue reading “Mop-mop Dijelang Ajal”

Edi Fadhil, Wujudkan Harapan Rakyat Miskin


Ada banyak orang yang menyatakan peduli pada kesenjangan sosial di Aceh, tapi tak ada orang yang mau fasilitasi kepedulian itu.

Oleh Makmur Dimila

Hobi Edi Fadhil memfasilitasi orang-orang yang peduli pada ketertinggalan Aceh muncul saat ia jalan-jalan pada Minggu akhir Mei 2015, di Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Ketika sedang menunggu di-service motornya di Desa Lhok Gajah, Sawang, ia bingung harus lakukan apa. Tak jauh dari bengkel, didapatinya rumah kecil berkonstruksi tepas rumbia, juga beratap daun rumbia, dan berlantai tanah. Continue reading “Edi Fadhil, Wujudkan Harapan Rakyat Miskin”

Napak Tilas Transformasi IAIN Ar-Raniry Menjadi UIN


Embrio Universitas Islam Negeri Ar-Raniry tumbuh sejak dua dekade lalu. Namun upaya memantapkan status perguruan tinggi islam ini baru berbuah pada periode kedua kepemimpinan Prof. Farid Wajdi.

HARI-hari masyarakat Aceh tidak tenang akibat konflik saat Abdul Fatah mulai menakhodai Institut Agama Islam Negeri Ar-Raniry pada tahun 1990. Rusjdi Ali Muhammad turut mendampingi perjuangannya dengan menjabat Pembantu Rektor III. Continue reading “Napak Tilas Transformasi IAIN Ar-Raniry Menjadi UIN”

Polisi Masuk Dayah


Kepolisian Daerah Aceh menempatkan personilnya di dayah-dayah. Upaya pencitraan, ingin menjadi bagian dari masyarakat, mendukung pelaksanaan syariat islam, atau ada misi terselubung?

Polisi Masuk DayahMUNAWAR dibuntuti polisi bermotor gede saat melintasi Kantor Gubernur Aceh. Ia diminta bertepi ketika tiba di Simpang Empat Lampineung. Mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Banda Aceh itu diproses pada pos depan Masjid Agung Al-Makmur karena kurang lengkap surat berkendara. Continue reading “Polisi Masuk Dayah”