Diculik Backpacker Cilet-cilet


Masih jelas terekam di kepala saya. Malam Kamis terakhir Mei itu, lelaki berbadan atletis membawa saya dari guest house, ke satu tempat yang sepi. Dalam perjalanan, saya heran. Kok? Mata saya tak ditutup. Tangan saya tak diikat. Dia juga tak pakai sebo.

Continue reading “Diculik Backpacker Cilet-cilet”

Advertisements